Senin, 08 September 2014

KEKUATAN SEBUAH DOA ( Kisah Nyata di Pakistan)

Sekedar ingin Sharing. Cerita ini saya goggling semua menjadi inspirasi bagi yang membaca. 


Kisah nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan)
tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang
kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami
gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.


Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam? Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuanmanda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.

Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.

Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. 

Terdengar suara seorang wanita tua: Silahkan masuk, siapa ya?

Terbukalah pintunya. Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telponnya. 
Ibu itu tersenyum dan berkata: "Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda."

Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara
ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang
terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap
sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do'a yang panjang.

Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do'a-do'a anda.

Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do'a-do'a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu. Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do'anya? Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo'a kepada Allah agar memudahkannya.

Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do'a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah swt telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mu-min dengan do'a. Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.

Kesimpulan: Jangan pernah berhenti berdo'a sampai Allah menjawabnya.

My story about Diet Mayo




Hari ini adalah hari ke – 6 saya melakukan diet Mayo. Diet ini adalah diet untuk mengurangi garam, air es dan tidak makan nasi selama 13 hari berturut – turut, gunanya adalah untuk menurunkan lemak hingga 7 – 8 kg dan menghilangkan toksin di dalam tubuh kita. Mayo itu adalah nama klinik di AS yang melakukan penelitian tentang diet ini dan sudah terbukti aman dan berhasil dijalankan oleh banyak orang.
Sebenarnya saya sudah mendengar diet mayo ini sejak lama dari beberapa teman saya yang sudah berhasil menjalankannya, lalu adik sepupu saya ketika berkunjung ke rumah menceritakan pengalamannya menjalani diet mayo. Awalnya saya sama sekali tidak tertarik untuk ikutan program diet ini yang menurut saya sangat menyiksa karena saya berpikir saat itu tidak ada yang perlu di rubah dari tubuh saya. Tubuh saya mendekati ideal dengan tinggi 165 cm dan berat 54 kg . Menurut perhitungan badan ideal, saya justru harus menambah berat badan 1 kg lagi menjadi 55 kg. Maka dari itu saya tidak tertarik sama sekali untuk ikut diet yang menyiksa itu.
 
Nah, kenapa akhirnya saya memutuskan untuk diet mayo? Ceritanya begini.  Minggu lalu saya mengajar Training Motivational & Selling Skill di Menara BANK Mega Tendean 1 minggu full seharian non stop. Selama training banyak energy yang keluar karena harus “cuap-cuap” dan berdiri sepanjang hari dari jam 8.00 – 17.30 dengan memakai high heel setinggi 12 cm seharian. Saya merasakan kelelahan yang luar biasa, badan pada pegel dan setiap malam saya harus merintih kesakitan menahan kram pada kedua kaki saya. Sungguh itu sangat menyiksa saya setiap malam sehingga jam tidur saya jadi berkurang karena tidak nyaman dan akibatnya daya tahan tubuh saya jadi rentan dan mudah sakit flu dan batuk.
Akhirnya saya berpikir bagaimana caranya supaya saya tetap fit dan segar terus mengingat pekerjaan saya mengajar membutuhkan energy dan kondisi tubuh yang sangat prima. Atas motivasi untuk hidup sehat dan tidak cepat lelah saya memutuskan untuk menjalani diet mayo ini. Saya berharap dengan diet mayo ini kebiasaan saya berubah. Kebiasaan saya jarang minum air putih harus otomatis dengan “terpaksa” berubah minum 2 liter per hari .
Sebenarnya yang saya pelajari dari diet mayo ini setelah hari ke – 6 ,Pola makan saya berubah. Yang tadinya saya asal makan yang penting kenyang, dan asal jajan seperti goreng-gorengan yang setiap hari tak luput saya konsumsi juga minum soda atau the botol sehabis makan karena saya tidak suka air putih. Bisa dihitung sehari saya mungkin hanya minum air putih 1 gelas yang disediakan OB tiap pagi. Itupun kadang tak tersentuh di meja saya. Sekarang setiap bangun tidur pagi saya harus minum 1 gelas penuh air putih uuuhhhhff sesuaatuuu bangeeettt. Dan makan siang dengan wortel dan tomat yang sejujurnya saya tidak suka kedua buah tersebut. OMG… bisa dibayangkan penderitaan ini dimulai.
Diet mayo ini mengajarkan untuk hidup sehat tanpa garam karena garam itu mengikat air dan serat- makanan ,karena garam itu tidak baik untuk kesehatan bisa meningkatkan tekanan darah yang mengakibatkan penyakit jantung dan kolesterol.
Di tiga hari pertama , tubuh saya mengalami perubahan dan penyesuaian yang biasanya makan ada rasa garamnya tiba- tiba diganti tanpa garam tubuh mengalami sedikit shock yang menyebabkan kepala keliyengan dan mual. Tetapi setelah hari ke -5 tubuh saya sudah normal dan menjalaninya lebih enteng. Di Hari ke – 6 ini saya sudah turun 2 kg dan mulai merasakan tubuh saya lebih segar sehingga menjalankan aktivitas kerja lebih enteng & tidak mudah capek.
 
Niat awal saya mengikuti diet mayo adalah untuk mengubah pola hidup saya yang sembarangan makan menjadi lebih sehat sehingga otomatis tubuh akan menjadi lebih segar dan fit terus. Sumpaaahhh kebiasaan itu sulit  sekali tetapi karena niat saya yang kuat untuk hidup sehat mengingat umur saya sudah kepala 3 dan harus menjaga kondisi tubuh semua aturan- aturan di menu diet mayo ini saya lakukan.
Semoga bisa berjalan terus setelah hari ke -13  dan menjadi kebiasaan yang akhirnya terpola untuk hidup  sehat. 
 

Percaya deh awalnya memang sulit tetapi semua tergantung niat, keinginan yang kuat dan mind set kita masing- masing untuk hidup sehat. Seberapa besar keinginan kita yang kuat untuk hidup sehat maka akan mempengaruhi pengorbanan yang kita lakukan. Ada satu cara saya yang unik dan lucu yang akhirnya ditertawakan teman- teman kantor. Kalo saya sedang makan siang dengan wortel mentah mindset saya yang ada di pikiran sedang makan hotdog yang lezaat banget, begitu juga kalau sedang makan ayam kukus tanpa bumbu saya membayangkan sedang menyantap sate ayam yang mantaafff hahahaha
Akhirnya jadi jago berimajinasi alias berhayal ngacooo … but it’s Work for me.! Coba deh cara itu yaa resikonya paling fatal jadi gilaa alias gila makanan hahaha
Keep your Healthy Life Style ! Make you look younger hehehehe
Bersambung yaa nanti ceritanya kalau dah hari ke-13.. mau ngajar dulu..
Semoga bermanfaat ..

COBA RENUNGKAN INI !



 
Sepekan terakhir ini banyak kisah diceritakan di sosial media tentang tukang sayur di Wonogiri, tukang pijit di Jogja, Supir taxi di Palembang, tukang becak di Jember dan banyak lagi kisah serupa lainnya yang harus menabung puluhan tahun agar bisa berangkat naik haji.
Sebut saja Pak Abdullah seorang tukang becak di Jember yang mempunyai keinginan untuk naik haji. Karena keinginan yang kuat inilah Bapak dua anak ini harus menyisihkan uang belanjanya sebesar        Rp. 5.000 - Rp. 20.000,- setiap hari selama 22 tahun untuk berangkat naik haji. Subhanallah … merinding membaca kisahnya .. dan membuat saya terinspirasi untuk berbagi kisah mengenai ini.
 
Tahun 2010 saya melakukan ibadah umroh untuk yang pertama kalinya seorang diri dengan menggunakan jasa travel ESQ. Pada saat itu biaya yang dikeluarkan cukup mahal (menurut saya) karena pada saat itu saya masih menjadi marketing kartu kredit yang berpenghasilan UMR + insentif.
Karena hasrat dan keinginan yang membara bahwa saya punya mimpi ingin mengunjungi Rumah Allah paling tidak sekali seumur hidup berkunjung dan menyampaikan salam kepada Baginda Rasul di depan makamnya, maka saya sekuat tenaga mengumpulkan uang saat itu. Lebaynya ibarat kerja pagi pulang malam, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki. Biaya operational saya tidak saya pangkas karna itu sudah menjadi biaya yang memang harus terjadi . Yang saya lakukan adalah saya menaikkan pendapatan dengan bekerja lebih keras agar insentif saya lebih besar tiap bulannya. Saya mempunyai target pendapatan sehingga dalam waktu 2 tahun saya berhasil mengumpulkan uang untuk biaya umroh.
Pengalaman saya selama di sana karena baru pertama kall sungguh sangat indah. Saya sudah pernah berkeliling ke Negara- negara lain di  Asia dan pulau2 di Indonesia .Entah kenapa akan terasa beda ketika kita mengunjungi  tempat-tempat wisata di negara- negara lain semegah Hongkong or seindah Bali sekalipun apabila dibanding dengan mengunjungi Mekkah Madinah . Karena nilai spiritualnya yang tidak bisa kita dapatkan di tempat wisata lain. Air mata yang tidak pernah berhenti menetes di pipi begitu melihat KABAH dan berhasil memegang kain penutupnya serta memcium Hajar Aswad itu tak tergantikan dengan uang. Dan aroma Kabah itu wangiiiiiiiiiiiiiiii sekali sampai kejauhan masih sangat kental terasa. Itu mungkin yang membuat saya kembali mengunjungi Rumah Allah untuk yang kedua kali tahun ini bersama ibunda. Rasa kangen untuk kembali lagi, lagi dan lagi dan berniat ingin membahagiakan ibunda tercinta dan atas restu Allah Alhamdulillah saya menikmati perjalanan spiritual saya.
 

Dengan segala kerendahan hati, niat saya hanya ingin berbagi cerita semoga dapat membuka mata hati dan mengajak  teman-teman semua yang belum menunaikan ibadah haji atau umroh .. yuukk luangkanlah waktumu untuk mengunjungi rumah Allah setidaknya sekali dalam seumur hidup mumpung masih muda (sehat fisik) dan diberi rejeki berlimpah.
Inti dari kisah cerita diatas  adalah :
“ Sesungguhnya Allah tidak memanggil orang – orang yang MAMPU tetapi Allah MEMAMPUKAN orang – orang yang terpanggil”
Orang – orang yang di undang untuk mengunjungi Rumah Allah adalah orang – orang pilihan yang terpanggil dan di mampukan ALLAH. Terbukti kepada kisah tukang becak di atas, Allah memampukan beliau untuk akhirnya diundang memenuhi  panggilan NYA. Ada juga sang nenek berusia 80 th kebetulan satu kloter dengan saya , beliau sangat antusias melaksanakan TAWAF (memutari Kabah sebanyak 7 kali) dan SA’I (lari- lari kecil bolak balik sebanyak 7 kali dari bukit Safa ke bukit Marwah total kurang lebih 3 km) padahal kakinya bengkak dan tidak bisa berjalan cepat. Amazing .. saluuut saya sama nenek itu. Secara logika fisik nenek tsb sangat renta dan lemah tetapi beliau berhasil menyelesaikan ibadah umroh dengan baik. Apapun akan menjadi mungkin apabila Allah sudah berkehendak. Kun Fa Yakun. Akan ada banyak keajaiban atas kejadian –kejadian selama berada di sana yang tidak bisa di cerna oleh logika kita. Mekkah adalah KOTA tanpa LOGIKA saya menyebutnya.

 
Di sisi lain, banyak kita temui orang yang benar- benar sudah mampu dalam hal financial dan fisik tetapi mereka belum menunaikan rukun islam yang ke- 5 tsb. Sungguh sangat ironi dengan banyak alasan seperti karena masih takut lah, tidak kuat fisik lah, masih muda dan masih banyak waktu lah, masih sibuk lah, anak- anak masih kecil lah atau belum siap lah mereka mengurungkan atau menunda beribadah padahal kita tidak pernah tahu kapan Allah memanggil kita untuk menghadap terakhir kalinya. Kita tidak pernah tahu sisa umur kita. Maka dari itu selagi muda, masih sehat fisik (karena ibadah yg kita lakukan membutuhkan fisik yang sangat prima) dan diberi rejeki melimpah, yuukk tunaikan ibadah tsb. Kalau naik haji sekarang harus menunggu kurang lebih 15 th lagi yaa solusinya umroh saja dulu. Sebenarnya umroh dan haji adalah sama karena kita melakukan urut-urutan ibadah yang sama hanya saja beda waktu. Umroh bisa dilakukan kapan saja sedangkan haji harus bertepatan di bulan Dzulhijah. Akan menjadi sangat MALU apabila kita diberi rejeki yang amat melimpah saat ini, kondisi yang masih muda dengan fisik yang prima, namun kita masih menggabaikan panggilan untuk berkunjung ke Rumah NYA hanya karena soal waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan.Padahal umroh itu hanya 9 hari dan ketika kita menunaikankan ibadah di sana akan terasa waktu berlalu begitu cepat sehingga 9 hari pun tidak akan cukup untuk berdoa , bermunajat, bersujud memohon ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat sepanjang hidup kita.  Percaya deh .. aura Masjidil Haram itu bikin kangeeeenn.
 
Jangan pernah takut bahwa biaya yang di keluarkan untuk kepentingan Allah maka akan Allah ganti berlipat- lipat. Matematika Allah tidak sama dengan matematika kita yang pake kalkulator. Kalaupun soal waktu yang sibuk, ingatlah selalu bahwa waktu kita sebentar dan terbatas di dunia ini. Bayangkan bagaimana kalau minggu ini atau bahkan hari ini adalah hari terakhir kita beribadah kepada NYA. Berkejar- kejarlah dengan waktu dalam hal beribadah kepada Allah untuk deposito kita di akherat. Setiap sen yang kita keluarkan untuk beribadah di jalan Allah maka rejeki kita di duniapun menjadi urusan ALLAH.

Coba renungkan hal ini !

Kamis, 04 September 2014

LEARN N SHARE





Minggu  lalu saya memberikan training untuk para marketing kartu kredit Co Brand ( Carrefour, Metro dan Merchant) selama 5 hari berturut – turut  dari hari senin – jumat di MBM Tendean lantai 12  Ruang Team Work . Training ini saya namakan “TRAINING MOTIVATIONAL & SELLING SKILL”

1.     LATAR  BELAKANG
Latar belakang diadakannya program training Co Brand ini adalah karena performance divisi Co Brand ini masih kurang dari target dan harus segera di perbaiki.

2.     TUJUAN PELAKSANAAN PROGRAM TRAINING
Adapun tujuan diadakannya training ini adalah sbb :
2.1  Mengubah mindset/ paradigma DSR ataupun SPG /SPB dalam hal pekerjaan
2.2  Pembentukan karakter yang baik untuk para sales di lapangan : on time, jujur, rajin
2.3  Menambah rasa Percaya Diri karena di lapangan mereka masih banyak yang belum memiliki rasa percaya diri yang tinggi sebagai seorang sales
2.4  Memberikan rasa bangga menjadi seorang Sales
2.5  Membangkitkan semangat, passion dan Visi  dalam bekerja  mencapai target
2.6 Membuat  mereka  untuk mempunyai dream mereka masing – masing dan mengarahkan mereka untuk bisa merealisasikan mimpinya dengan insentif.
2.7  Membuat mereka mempunyai  jiwa pemenang dan jiwa melayani costumer
2.8 Menciptakan daya persaingan antar store atau antar sales sehingga tumbuh semangat untuk jadi yang terbaik
2.9  Melatih cara presentasi dengan role play dan grooming.
2.10 Menggali potensi diri yang ada dalam diri mereka masing – masing.
2.11 Menawarkan kesempatan emas mengenai program MBO (karyawan tetap)

3.     WAKTU PELAKSANAAN TRAINING
Training “MOTIVATION & SELLING SKILL” ini di adakan       :
Hari / tanggal             :  Senin – Jumat tgl 25 – 29 Agustus 2014  
Tempat /Ruangan       :  MBM Tendean Lantai 12 Ruang Team Work
Waktu                          :  08.00 – 17.00 WIB 
Peserta                         :  200 orang di bagi menjadi 5 batch (40 peserta /batch)

4.     METODE TRAINING
Metode training yang saya berikan adalah Training Education Entertainment. Saya ingin dalam proses pembelajaran, para peserta training fun, relax dan berkesan. Karena saya percaya belajar yang paling baik dan efektif adalah belajar yang datang dari inisiatif diri sendiri dan dari object yang nyata. Maka dari itu mereka harus fun dan siap menerima ilmu . Pikiran mereka harus senang dulu maka tanpa disadari mereka belajar sesuatu.
Cara saya “menghipnotis” pikiran mereka dengan menyajikan materi training lebih banyak ke gambar, Video dan Games.. Menurut penelitian , orang akan lebih mudah mencerna ilmu yang diberikan lewat bentuk gambar yang menarik, video yang lucu-lucu dan games yang berkesan. Setiap gambar, video dan games yang disajikan mengandung makna yang sesuai dengan bahan training. Dan ada pula banyak hadiah berupa souvenir, merchandise dan coklat koin emas yang saya berikan untuk para peserta yang pintar, inisiatif dan interaktif. Bagi saya keberhasilan training itu bukan pada saat training berlangsung dengan lancar tetapi setelah berlangsungnya training tsb. Training yang SUKSES menurut saya apabila kita bisa memberikan dampak perubahan yang positif ke arah yang lebih baik bagi para pesertanya baik itu dari segi ilmu yang diberikan, pengetahuan, kemampuan teknikal maupun attitude nya dalam pekerjaan dan kehidupan pribadinya sehari- hari.

5.     KESIMPULAN
Kesimpulan setelah melaksanakan training Co Brand ini adalah budaya kerja yang tidak pernah achieve  dan belum terarah. Nah ini harus segera diperbaiki dengan pola kerja yang lebih efektif dan bekerja dari hati sehingga marketing tidak perlu di push untuk target tetapi mereka sudah sejatinya punya inisiatif sendiri dan totalitas dalam  bekerja

6.      PENUTUP
Saya ingin share mengenai pengalaman saya memberikan training 5 Batch. Setiap training mempunyai pengalaman dan cerita sendiri buat saya karena saya banyak belajar mengenal karakter dan sifat para peserta training yang berbeda- beda.
Pada Batch 3, ada salah satu peserta sebut saja Wina ( bukan nama sebenarnya). Selama berlangsungnya training Wina ini agak pasif, dia diam saja dan hanya menjawab seperlunya apabila ditanya. Saya selalu memperhatikan pola tingkah laku setiap pesertanya selama training. Yaa walaupun jumlah persertanya banyak ( 40 org) tetapi paling tidak kalau ada yang unik pasti tidak lepas dari pandangan saya. Sepanjang training saya mencoba membangkitkan semangat dan perhatian ke Wina tetapi dia masih tetap diam. Pada akhir sesi, kebiasaan saya sebelum saya tutup training saya meminta beberapa orang biasanya 3 org  untuk maju memberikan kesimpulan tentang training seharian ini. Kesimpulan nya bisa mengenai apa saja yang sudah mereka dapatkan sepanjang training, atau tentang pengalaman apa pun setelah mengikuti training.
Tanpa di duga tiba-tiba si Wina maju dengan inisiatif sendiri. Dia memegang mic dengan  gemetaran dan bicaranya sangat gugup tapi dia memberanikan diri menyampaikan bahwa setelah mengikuti training ini selama seharian, dia merasakan adanya perubahan yang sangat nyata. Dia yang awalnya tidak percaya diri, lalu bangkit dan mulai tumbuh semangat sebagai seorang sales yang siap mencapai target. Walaupun masih gemeteran bicara di depan para peserta dia juga menyampaikan terima kasih karena training ini bermanfaat dan mengubah paradigma /mindset dia untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Melihat kejadian itu, saya terharu dan hampir menangis. Sungguh suatu pengalaman yang berharga buat saya selama membawakan training ternyata ada yang bener-bener berniat mengubah perilaku ke arah yang lebih baik lagi.
Ada juga peserta yang terharu dan menitikkan air mata ketika saya memutarkan video JOSH (seorang yang terlahir tidak sempurna, Lumpuh tangan dan kakinya , yang berfungsi hanya otak saja tetapi dia mampu menyelesaikan perlombaan Three aton hingga finish dengan support oleh sang ayah). Begitu juga ketika menyaksikan film Vertikal Limit mereka belajar untuk menghargai waktu dan membuat keputusan besar.

Dan banyak lagi kejadian – kejadian lucu, penuh inspirasi dan mengharukan di setiap batch nya. Saya percaya bahwa dengan mengajar kita belajar banyak hal. Dengan berbagi ilmu kita menemukan ilmu yang lain. So. Let’s LEARN n SHARE.

Semoga bermanfaat.